Senin, 09 Agustus 2010

Kontrak Pembelajaran Filsafat Pendidikan

KONTRAK PEMBELAJARAN

A. Identitas Mata Kuliah:
1. Program Studi : S 1 PAK
2. Mata Kuliah/ Kode : Filsafat Pendidikan/ MKDK
3. Semester/ SKS : Ganjil 2009/2010/ 2 SKS
4. Pengampu Mata Kuliah : Ev. Timotius Sukarman, S.Th, S.PAK, M.Th
5. Hari Pertemuan/ Jam : Senin, Selasa, Rabu dan Jumat
Pukul 16.00 s/d 19.00 WIB
B.Manfaat Mata Kuliah
Mata Kuliah Filsafat Pendidikan membantu Mahasiswa mengadakan studi tentang beberapa aliran Filsafat, Filsafat Pendidikan pada umumnya serta Filsafat Pendidikan Pancasila dalam rangka pembentukan wawasan kepribadian bagi guru, dalam tugas mendidik dan mengajar.

C.Diskripsi Mata Kuliah
Perkuliahan ”Filsafat Pendidikan” membahas persoalan filsafati dan teoritis mengenai Filsafat, Pendidikan dan Filsafat Pendidikan., baik dasar pemikiran maupun penerapannya dalam praktek serta pemecahan masalah-masalah mikro dan makro pendidikan, yaitu dengan menempatkan permasalahan pendidikan tersebut pada pemikiran filsafat. Perkuliahan ini juga membahas pelbagai landasan pendidikan, serta pendidikan dalam praktek dengan ilmu pengetahuan , termasuk peadagogik, dengan filsafat pendidikan serta berbagai disiplin keilmuan lain.
Mengingat Pancasila sebagai pandangan hidup, falsafah bangsa Indonesia, dan dasar falsafah Pendidikan, sementara fenomena yang terjadi dalam sistem pendidikan sekarang, oleh para beberapa pratisi pendidik dan Filosof, “Pancasila belum menjadi Filsafat”, (Mirifici 2-new (Http:// www. Mirifica.net, 09/12/2009), dan ditegaskan oleh Ketua Umum PGRI Dr.Sulistiya M.Pd, bahwa pendidikan yang diterapkan belum memiliki kejelasan filosofi yang mampumenerangkan tujuan Pendidikan, UUD 1945, tentang sistem Pendidikan Nasional dan UU tentang Guru dan Dosen. Dengan kata lain Filsafat Pndidikan dinilai Rancu, maka dalam perkuliahan ini juga akan dibahas Filsafat Pancasila ditinjau dari Metafisika, Epistemologi dan Aksiologi, sehinga Pemahaman mengenai Filsafat Pendidikan pancasila akan mendasari cara berfikir dan berprilaku khususnya dalam pemecahan masalah pendidikan.
Beberapa aspek dari Filsafat pendidikan, beberapa aspek dan proses pendidikan kecerdasan serta beberapa konsep pada proses pendidikan dan pengajaran juga menjadi kajian dalam perkuliahan ini, sekalipun hanya sebatas pengenalan.
.
D. Kompetensi Dasar dan Indikator
1. Kompetensi Dasar: Mahasiswa mampu mengetahui arti Filsafat Pendidikan dan
Relevansinya bagi tugas mendidik.
1.1.Indikator:
a ) Mahasiswa mampu menulis arti Filsafat, Pendidikan dan Filsafat Pendidikan
b ) Mahasiswa mampu menjelaskan Manfaat Filsafat bagi tugas Mendidik
2. Kompetensi Dasar: Mahasiswa Mampu memahami. Fungsi, Guna, Peran
Persoalan-persoalan Fisafat.
2.1. Indikator:
a ) Mahasiswa mampu menyebutkan Fungsi, Guna, Ruang Lingkup, Peran
Filsafat dan Persoalan-persoalan Filsafat.
b) Mahasiswa mampu menjelaskan Fungsi, Guna dan persoalan Filsafat serta mencari
permecahannya.
c) Mahasiswa mampu menjelaskan Peranan Filsaat bagi tugas Mendidik.
3. Kompetensi Dasar: Memahasi Hubungan Filsafat dan Filsafat Pendidikan, serta
pentingnya Landasan Ilmu Filsafat bagi Pendidik.
3.1. Indikator:
a ) Mahasiswa mampu menjelaskan Hubungan Filsafat bagi tugas Mendidik
b ) Mahasiswa mampu menjelaskan pentingnya landasan Ilmu Filsafat bagi
Pendidik.
4.Kompetensi Dasar: Mahasiswa mampu memahami Filsafat Pendidikan Pancasila ditinjau dari Metafisika (Ontologi) , Epistemologi dan Aksiologi.
4.1. Indikator :
a ) Mahasiswa menjelaskan hubungan Pancasila dengan sistem
Pendidikan ditinjau dari Filsafat pendidikan.
b)Mahasiswa mampu menjelaskan Sila-sila dari Pancasila ditinjau dari
Metafisika (Ontologi) , Epistemologi dan Aksiologi.


F. Tujuan Umum Mata Kuliah
Setelah menempuh mata kulih ini mahasiswa diharapkan dapat:
1.Memiliki dasar pemikiran filosofis, Pendidikan dan Filsafat Pendidikan. dalam lingkup pengajaran makro berdasarkan Metafisika, epistemologis dan Aksiologi, dan lingkup belajar-mengajar mikro berlandaskan interaksi insani.
2.Memiliki wawasan yang luas mengenai pandangan filsafat, Filsafat Pendidikan dan Pendidikan Filsafat Pancasila.
3.Mahasiswa mampu mengidentifikasi permasalahan pendidikan yang ditemuinya dalam keseharian pendidikan serta mencarikan jalan keluarnya.
4.Menyebutkan Beberapa aspek dari Filsafat Pendidikan, Beberapa aspek dan proses pendidikan kecerdasan dan beberapa konsep pada proses pendidikan dan pengajaran
5.Mahasiswa juga diharapkan mampu Mahasiswa mampu memahami Filsafat Pendidikan Pancasila ditinjau dari Metafisika (Ontologi) , Epistemologi dan Aksiologi.
6. Memahasi Hubungan Filsafat dan Filsafat Pendidikan, serta pentingnya Landasan
Ilmu Filsafat bagi Pendidik.

G. Jadwal Perkuliahan:

NO.
HARI, TANGGAL
KETERANGAN
1.
Senin, 14 Sept. 2009
1. Introduksi:
* Penjelasan Kotrak Pembelajaran
* Rencana Perkuliahan
* Tujuan perkuliahan,
* Silabus dan Bahan/alat ajar. Dll.
2. Hakekat, arti Filsafat, Pendidikan dan Filsaat Pendidikan
3. Uji Kompetensi
2.
Selasa,15 Sept 2009
1.Fungsi Filsafat
2.Guna Filsafat
3.Persoalan- persoalan Fisafat.
4.Peranan Filsafat bagi Pendidik
5. Diskusi Kelompok : Bahan : Filsafat Pendidikan dinilai
Rancu (Sumber Suara Mereka, Hari Rabu, tgl. 9 September
2009)
Tugas baca dan menulis manfaatnya bagi guru: Filsafat Pendidikan (Tinjauan Mengenai Beberapa Aspek dan Proses Pendidikan)

3.
Rabu, 16 Sept 2009
1. Hubungan Filsafat dan Filsafat Pendidikan
2. Pentingnya Landasan Ilmu Filsafat bagi Pendidik
3. Filsaat Pndidikan Pancasila
4. Diskusi Kelompok dan presentasi di dalam kelas:
Materi : Apakah pancasila belum menjadi Filsafat
Pendidikan.
Tugas Baca dan memberi tanggapan : Bahan : Profesionalisme Guru setelah Sertifikasi.
4.
Jumat, 18 Sept 2009
1. Filsafat Pendidikan Pancasila ditinjau dari Metafisika
(Ontologi) , Epistemologi dan Aksiologi.
2.Beberapa aspek dari Filsafat pendidikan, beberapa aspek
dan proses pendidikan kecerdasan serta beberapa konsep
pada proses pendidikan dan pengajaran. *)
3. UJIAN AKHIR SEMESTER



Keterangan *) Mahasiswa membaca bahan ajar yang sudah disiapkan!

H. Pendekatan dan Strategi:
1. Metode pembelajaran yang dibuat melalui Ceramah, tanya jawab Diskusi, presentasi dan
Seminar.
2. Mahasiswa diberi kesempatan untuk bertanya hal-hal tertentu dalam perkuliahan
yang mungkin belum mengerti.
3. Mahasiswa akan mendapat sumber lain diluar materi perkuliahan yang berkaitan
dengan bahan yang diberikan (khususnya untuk bahan diskusi dan tugas
Perseoangan).

I. Sumber Belajar
Iman Baradib, MA, Ph.D (1982) Filsafat Pendidikan, Yogyakarta, Studing.
Jaluluddin, DR (2007), Fisafat Pendidikan, Manusia, Filsafat dan Pendidikan.Yogyakarta, Ar-Ruzz, Media
Usadi W. Tenaja, W. Tenaja, Ichtisar Sejarah Filsafat Barat, Salatiga, U.K. Satya Wacana.
Sophistry, Dialectic and Teacher Education. 8pp [Online] Tersedia: http://www.ed.uiuc.edu/EPS/PES_Yearbook/96_does/brosio.
Brosiom Richard (1997) Pixels, Desenteredness, Totalism. 4p [Online] Tersedia: http://www.ed.uiuc.edu/EPS/PES_yearbook.96_does/brosio.
---------------- (1967) Filsafat Manusia. Yogyakarta: Kanisius
Karya Ki Hajar Dewantara Bagian I Pendidikan. 1962. Yogyakarta: MLP Taman Siswa
Katz, MS (1997) Moral Stories. 5p [Online] Tersedia: http://www.ed.uiuc.ed/EPS/PES- Yearbook/96_does/katz
Marshall, JD (1997) Educational in the Mode of Information. 9p [Online] Tersedia:
http://www.ed.uiuc.edu/EPS/PES-Yearbook/96_does/marshal
Morgan, Paul (1997) An Ovular Model of Resistence to Modernist Recidivism.6p [Online] Tersedia: http://www.ed.uiuc.edu/EPS/PES-Yearbook/96_does/morgan
Notonagoro (1983) Pancasila Secara Ilmiah Populer. Jakarta: PT Bina Aksara
Palmer, JA (Ed.2001; terjemah Assifa & Kusharyono, 2003) 50 Pemikir Pendidikan Yogyakarta: Penerbit Jendela
Sichel, BA (1977) Beyond Moral Stories. 11pp [Online] Tersedia:http://www/ed/uiuc.edu/EPS/PES-Yearbook/96_does/sichel
Nostrand. Atau terjemahannya oleh Prof. HM. Rasjidi (1984) Persoalan-Persoalan Filsafat. Jakarta : Bulan Bintang.
Waini Rasyidin (2004) Filsafat & Teori Pendidikan dengan Pendekatan Humaniora (Rading ”notes and quotes” dari petikan Internet). PPS-UPI tak diterbitkan.
Waini Rasyidin (2000) Filosofi dan Teori Pendidikan untuk Membangun Pendidikan Nasional. Makalah disajikan pada konaspi VI Jakarta.
Takdir Alisabana (1967) Jakarta, Pembimbing Kefilsafat Metafisika,
Filsafat@yahoogroup.htm?
Filsafat Pendidikan Google.
Achmad Sanusi (1998), Filsafat Ilmu, Teori Keilmuan dan Metode Penelitian, Bandung: Program Pasca Sarjana IKIP Bandung.
Soetriono, SRDm Rita Hanafie, (200) Filsafat Ilmu dan Metodologi Penelitian
Yogyakarta, ANDI.
Ahmad Tafsir, (1992) Filsafat Umum, Akal dan hati sejak Thales sampai James, Bandung, PT Remaja Rosdakarya.

J. Penilaian dan Kriteria penilaian:
1. Penilaian Proses: 15 %
a ) Kahadiran
b ) Kemampuan Bertanya
c ) Kemampuan Menjawab
2. Penilain Hasil :
a ) Laporan Tugas
Mandiri 10 %
Kelompok 20 %
b ) Uji Kompenensi 15 %
c ) Karya Ilmiah 20 %
d ) TAS 20 %
K. Lain-lain (Dalam Lembar tersendiri)
Salatiga, 12 September 2009
Disiapkan oleh: Dosen Pengampu.





































III. URAIAN POKOK BAHASAN SETIAP PERTEMUAN
Pertemuan 1:
Membahas :
Introduksi dan orientasi tujuan mata kuliah (seperti tersebut diatas)
Orientasi ruang lingkup mata kuliah (seperti tercantum dibawah ini)
Kebijaksanaan pelaksanaan perkuliahan sebagai ”educational discourse”
Kebijaksanaan penilaian hasil belajar (berdasarkan presensi aktif, TTS, TAS, tugas kelompok kecil, dan tugas bebas individual)
Introduksi tugas yang harus diselesaikan
Buku ajar yang digunakan dan sumber belajar lainnya (tercantum dibagian bawah)
Hal-hal lain yang esensial dari pengalaman pelaksanaan perkuliahan
Uji Kompetensi :
Untuk mendapatkan pengetahuan yang benar tentang Filsafat Pendidikan ketahuilah apa yang kau tahu dan ketahuilah pula apa yang kau tidak tahu.
1. Apa yang Anda ketahui tentang Filsafat?
2.Apa yang Anda ketahui tentang Pendidikan?
3.Apa yang Anda ketahui tentang Filsafat pendidikan?
4.Apa yang ingin Anda ketahui tentang Filsafat pendidikan?
5.Apakah hubungannya dengan tugas mengajar atau mendidik?
Pertemuan 2
1.Membahas hakekat dan arti Filsafat, Filsafat Pendidkan, yaitu antara lain: Sejarah kefilsafatan,
. 1. Tugas :
Pada pertemuan ke-2 Tagihan 1 setiap mahasiswa secara individual harus mengumpulkan tugas (UJI KOMPETENSI) yang diketik dengan kertas kuarto dengan 1 1/5 maksimal 2 halaman atau tulis tangan dengan kertas folio.
Peremuan 3:
1. Karakter Berfikir Filsafat, Guna, Fungsi, persoalan-persoalan Filsafat serta ruang lingkup Filsafat dan Filsafat Pendidikan..
2. Tugas menyimpulkan:
a. Apa itu berfikir Filsafat
b.. Guna, Fungsi dan Persoalan FIlsafat
c. Ruang Lingkup Filsafat dan Filsafat pendidikan

Pertemuan 4
1.Membahas hubungan Filsafat dengan Filsafat Pendidikan, hubungan Filsafat
Pendidikan dengan Program Fakultas Pendidikan Agama Kristen (S1) Latar Belakang munculnya Filsafat Pendidikan menurut : Pemikiran Socrates (470-399 SM), Plato (427 -347 SM dan Menurut Aristoteles (367 – 345 SM).
2.Penjelasan Tugas (Untuk didiskusikan dalam kelompok) Pentingnya mata Kuliah
Filsafat bagi tugas pembelajaran
Pertemuan 5 :
1.Pengantar Diskusi:
2. Dalam kelompok kecil, mahasiswa berdiksusi tentang pentingnya Mata Kuliah
Filsafat Pendidikan ini bagi tugas pembelajaran di kemudian hari, khususnya pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. (Hasil diskusi akan dipresentasikan di depan kelas pada pertemuan ke 6, 7 dan 8) setelah pembahasan materi pokok.



Pertemuan 6
1.Presentasi Aliran Filsafat Pendidikan modern ditinjau dari ontologi, Epistemologi dan Aksiologi Pengertian Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi.
2.Menyimak Presentasi dari Mahasiswa (Kelompok 1 )
Pertemuan 7:
1.Pengertian Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi.
2.Menyimak Presentasi dari Mahasiswa (Kelompok 2 )

Pertemuan 8
1. Pandangan Filsafat tentang hakekat manusia, Sistim Nilai dalam kehidupan manusia.
2.Menyimak Presentasi dari Mahasiswa (Kelompok 3 )

Pertemuan 9:
Tes Tengah Semester :
Bahan Pertemuan 1 s/d 8.

Pertemuan 10
Pandangan Filsafat tentang Pendidikan (Dasar dan Tujuan, Pendidikan dan peserta didik, Kurikulum, dan Sistem Pendidikan.

Pertemuan 11:
1. Beberapa aspek dari Filsafat pendidikan, beberapa aspek dan proses pendidikan
kecerdasan serta beberapa konsep pada proses pendidikan dan pengajaran.
Pertemuan 12:
Filsafat Pancasila.
1.Tugas : Beberapa kelompok kecil mahasiswa bertugas melaporkan secara tertulis tentang:
a. Pendidikan yang terjadi sekarang ini (dari Media cetak maupun akses dari
Internet)
b. Pendidikan nilai etetis dan etis dalam skala mikro sebagai proses mendidik. (dikumpulkan sebelum TAS )

Pertemuan 13:
1. Membahas Filsafat Pendidikan praktis : perennialisme dan Esesialisme dalam permasalahan pengajaran, pendidikan dan teknologi instrksional (pendidikan).
2. Tugas : Mahasiswa mengerjakan tugas kelompok kecil yang singkat tentang masalah
Ujian Akhir Semester berupa seperangkat item pilihan berganda dan satu (1) soal uraian. Semua mengerjakan di kelas.

Pertemuan 14 :
1.Membahas faktor manusia dalam pendidikan, khususnya pengajaran, mengajar dan kurikulum (makro) dan belajar.khususnya berdasarkan teori Ki Hajar Dewantara (dari Karya KHD, 1963).
2.Ujian Akhir Semester (uraian, take home untuk waktu 6-7 hari, tiap soal paling banyak dijawab dalam satu halaman ketik di kertas kuarto, atau satu halaman tulisan folio)
IV.JUDUL MALAKAH:
1. Pentingnya Landasan Illmu Fislafat bagi Pendidik
2. Hubungan Filsafat dengan Filsafat pendidiiakan
3. Filsafat Pancasila
4. Guru dan Filsafat pendidikan
5. Apakah Pendidikan Usia dini tidak memperkosa peserta didik
6. Siapa yang berhak mendidik manusia?
7. Tujuan Akhir Pendidikan
8. Pendidikan Anak Usia Dini
9. Pendidikan dan masa Depan
10. Kemana setelah menempuh pendidikan
11. Dampak Sertifikasi dalam jabatan Guru.
(Setiap Mahasiswa bisa memilih salah satu dari judul di atas atau memilih judul sendiri dengan persetujuan Dosen Pengampu)
Ketentuan:
1.Diketik pada kertas Kwarto
2.Spasi 1 1/5
3.Minimal 10 Halaman
4.Time New Roman 12
5.Tidak dijilid
6.pengaturan jarak sepasi:
atas 3 Cm
Kiri 3 Cm
Kanan dan Bawah masing-masing 2. 5 Cm.

IV. SISTEM PENILAIAN:
1. Abseni 15 %
2. Diskusi dalam Kelompok dan Presenasi dalam kelas 15 %
2. Tugas Mandiri (Makalah) 30 %
3. Tes Tengah Semester 20 %
4. Tes Akhir Semester 20 %.



V. DAFTAR REFERENSI
Iman Baradib, MA, Ph.D (1982) Filsafat Pendidikan, Yogyakarta, Studing.
Jaluluddin, DR (2007), Fisafat Pendidikan, Manusia, Filsafat dan Pendidikan.Yogyakarta, Ar-Ruzz, Media
Usadi W. Tenaja, W. Tenaja, Ichtisar Sejarah Filsafat Barat, Salatiga, U.K. Satya Wacana.
Sophistry, Dialectic and Teacher Education. 8pp [Online] Tersedia: http://www.ed.uiuc.edu/EPS/PES_Yearbook/96_does/brosio.
Brosiom Richard (1997) Pixels, Desenteredness, Totalism. 4p [Online] Tersedia: http://www.ed.uiuc.edu/EPS/PES_yearbook.96_does/brosio.
---------------- (1967) Filsafat Manusia. Yogyakarta: Kanusius
Karya Ki Hajar Dewantara Bagian I Pendidikan. 1962. Yogyakarta: MLP Taman Siswa
Katz, MS (1997) Moral Stories. 5p [Online] Tersedia: http://www.ed.uiuc.ed/EPS/PES- Yearbook/96_does/katz
Marshall, JD (1997) Educational in the Mode of Information. 9p [Online] Tersedia:
http://www.ed.uiuc.edu/EPS/PES-Yearbook/96_does/marshal
Morgan, Paul (1997) An Ovular Model of Resistence to Modernist Recidivism.6p [Online] Tersedia: http://www.ed.uiuc.edu/EPS/PES-Yearbook/96_does/morgan
Notonagoro (1983) Pancasila Secara Ilmiah Populer. Jakarta: PT Bina Aksara
Palmer, JA (Ed.2001; terjemah Assifa & Kusharyono, 2003) 50 Pemikir Pendidikan Yogyakarta: Penerbit Jendela
Sichel, BA (1977) Beyond Moral Stories. 11pp [Online] Tersedia:http://www/ed/uiuc.edu/EPS/PES-Yearbook/96_does/sichel
Nostrand. Atau terjemahannya oleh Prof. HM. Rasjidi (1984) Persoalan-Persoalan Filsafat. Jakarta : Bulan Bintang.
Waini Rasyidin (2004) Filsafat & Teori Pendidikan dengan Pendekatan Humaniora (Rading ”notes and quotes” dari petikan Internet). PPS-UPI tak diterbitkan.
Waini Rasyidin (2000) Filosofi dan Teori Pendidikan untuk Membangun Pendidikan Nasional. Makalah disajikan pada konaspi VI Jakarta.
Takdir Alisabana (1967) Jakarta, Pembimbing Kefilsafat Metafisika,
Filsafat@yahoogroup.htm?
Filsafat Pendidikan Google.
Achmad Sanusi (1998), Filsafat Ilmu, Teori Keilmuan dan Metode Penelitian, Bandung: Program Pasca Sarjana IKIP Bandung.
Soetriono, SRDm Rita Hanafie, (200) Filsafat Ilmu dan Metodologi Penelitian
Yogyakarta, ANDI.
Ahmad Tafsir, (1992) Filsafat Umum, Akal dan hati sejak Thales sampai James, Bandung, PT Remaja Rosdakarya.

Dosen dapat dihubungi melalui :
e-mail : Sukarman_tim @ Yahoo.Co.id
Alamat : Jalan P. Diponegoro 123 B, Salatiga
Telepon Rumah (0298) 32104 HP 085229616816
Bertemu muka:
Di Rumah, khusus untuk bimbingan penulisan Tugas Akhir sesuai perjanjian.
Di Kantor STT, khusus Selnin; jam 17.00 – 20.00
dan di ruang kuliah sesudah perkuliahan (sesuai jadwal per semseter).










































Penjabaran tugas: Filsafat Pendidikan

Tugas Individu:
1.Membaca dan mencari manfaat bagi guru.:
Bahan : Filsafat Pendidikan ditinjau mengenai Beberapa aspek dan proses Pendidikan.
Panjang Tanggapan 1 Lembar Folio (Tulis tanggan atau Ketik)
2.Membaca dan memberi pendapat secara pribadi:
Bahan : Profesionalisme Guru Setelah Sertifikasi.
Panjang 1 Halaman Folio (tulis tanggan atau ketik)

Tugas Kelompok:
1. Mendiskusikan dan memberi tanggapan berupa laporan tertulis tentang:
Filsafat Pendidikan dinilai Rancu (Sumber Suara Merdeka, hari Rabu, Tgl 9 September 2009)
2. Mendiskusikan dalam kelompok dan hasilnya dipresentasikan di depan kelas:
Bahan : Apakah Filsafat Belum Menjadi Filsafat Pendidikan?















KONTRAK PEMBELAJARAN

A. Identitas Mata Kuliah:
1. Program Studi : S 1 PAK
2. Mata Kuliah/ Kode : Ilmu Pendidikan/ MKDK
3. Semester/ SKS : Ganjil 210/2011/ 2 SKS
4. Pengampu Mata Kuliah : Ev. Timotius Sukarman, S.Th, S.PAK, M.Th
5. Hari Pertemuan/ Jam : Setiap Hari Selasa
Pukul 16.30 s/d 18.10 WIB
B. Manfaat Mata Kuliah
Mata Kuliah Ilmu Pendidikan memberikan pengenalan tentang tugas guru sebagai Pendidik di Sekolah; Masalah-masalah Pendidikan; Ilmu Pendidikan sebagai Ilmu Pengetahuan, dan Pendidikan Seumur Hidup.
C. Diskripsi Mata Kuliah
Perkuliahan ”IlmuPendidikan” Mempelajari arti filsafat dan ilmu pendidikan. Mempelajari konsep Pendidikan dan Pengajaran ditinjau dari sudut filosofis, historis, sosiologis, dan psikologis. Mempelajari tindakan-tindakan Pendidikan, membina pribadi. Pendidikan seumur hidup. Pendidikan manusia seutuhnya. Dasar, tujuan Pendidikan dan impilkasinya. Serta hubungan pendidikan dengan pembangunan
D. Kompetensi Dasar dan Indikator.
1. Kompetensi Dasar: Mahasiswa menguasai arti filsafat dan ilmu pendidikan
1.1. Indikator:
a) Mahasiswa mampu mengetahui arti filsafat dan ilmu pendidikan Pendidikan.
b) Mahasiwa mampu mengakui Ilmu pedidikan sebagai ilmu
c) Menyebutkan Ciri-ciri ilmu pendidikan
d) Mahasiswa mampu mengaplilasikan Ilmu Pendidikan dalam dalam tugas
mendidik.
2. Kompetensi Dasar: Mahasiswa dapat menguasai landasan kependidikan
2.1.Indikator:
a)Mampu menjelaskan konsep pendidikan dan pengajaran ditinjau dari sudut filosofis, historis,
sosiologis, dan psikologis
b)Menjelaskan pendidikan dan pengajaran secara teoritis
c)Menyebutkan perlunya pendidikan dan pengajaran bagi manusia
d)Menjelaskan hubungan pendidikan dan pengajaran ditinjau dari sudut psikologis
e)Menjelaskan hubungan pendidikan dengan filsafat, dan masyarakat
3.Konpeneitsi Dasar: Menguasai fungsi pendidikan dalam membina manusia seutuhnya

3.1. Induikator:
a ) Mempraktekkan tindakan-tindakan pendidikan dalam membina kepribadian
b ) Menyebutkan Fungsi Pendidikan
c ) Menjelaskan Tujuan pendidikan
d) Menjelaskan Pendidikan seumur hidup
e) Menjelaskan Pendidikan manusia seutuhnya.
f) Pendidikan manusia seumur hidup
g) Menjelaskan Dasar, tujuan pendidikan manusia seutuhnya dan impilkasinya
h) Menjelaskan hubungan pendidikan dengan pembangunan



E. Uraian Pokok Bahasan setiap Pertermuan
Pertemuan 1:
Membahas :
Introduksi dan orientasi tujuan mata kuliah (seperti tersebut diatas)
Orientasi ruang lingkup mata kuliah (seperti tercantum dibawah ini)
Kebijaksanaan pelaksanaan perkuliahan sebagai ”educational discourse”
Kebijaksanaan penilaian hasil belajar (berdasarkan presensi aktif, TTS, TAS, tugas kelompok kecil, dan tugas bebas individual)
Introduksi tugas yang harus diselesaikan
Buku ajar yang digunakan dan sumber belajar lainnya (tercantum dibagian bawah)
Hal-hal lain yang esensial dari pengalaman pelaksanaan perkuliahan
Uji Kompetensi :
Untuk mendapatkan pengetahuan yang benar tentang Ilmu Pendidikan ketahuilah apa yang kau tahu dan ketahuilah pula apa yang kau tidak tahu.
1. Apa yang Anda ketahui tentang Ilmu Pendidikan?
2. Apakah Ciri-ciri ilmu pendidikan
3. Apakah arti pendidikan dan pengajaran secara teoritis
4. Apakah manfaat Mata Kuliah ”Ilmu Pendidikan” bagi tugas mendidik dan mengajar?
5. Apa yang ingin Anda ketahui tentang Ilmu Pendidikan?


Pertemuan 2
1. Membahas Filsafat, dan Ilmu Pendidkan sebabgai ilmu
2. Tugas :
Pada pertemuan ke-2 Tagihan 1 setiap mahasiswa secara individual harus mengumpulkan tugas (UJI KOMPETENSI) yang diketik dengan kertas kuarto dengan 1 1/5 maksimal 2 halaman atau tulis tangan dengan kertas folio.
Peremuan 3:
1. Menjelaskan Ciri-ciri ilmu pendidikan
2. Tugas menyimpulkan:
a. Apa itu Filsafat
b.. Apa itu Ilmu Pendidikan
c. Ciri-ciri Ilmu Pendidikan

Pertemuan 4
1. Pengertian pendidikan dan pengajaran secara teoritis
2. Penjelasan Tugas (Untuk didiskusikan dalam kelompok) Pentingnya mata Kuliah
Ilmu Pendidikan bagi tugas mendidik dan mengajar.
Pertemuan 5 :
1. Menjelaskan Perlunya pendidikan dan pengajaran bagi manusia
2. Pengantar Diskusi:
3. Dalam kelompok kecil, mahasiswa berdiksusi tentang pentingnya Mata Kuliah
Ilmu Pendidikan ini bagi tugas mendidik kemudian hari, khususnya pembelajaran Pendidikan
Agama Kristen. (Hasil diskusi akan dipresentasikan di depan kelas pada pertemuan ke 6, 7 dan 8)
setelah pembahasan materi pokok.

Pertemuan 6
1. Presentasi Hubungan pendidikan dan pengajaran ditinjau dari sudut psikologis
2. Menyimak Presentasi dari Mahasiswa (Kelompok 1 )


Pertemuan 7:
1. Menjelaskan hubungan pendidikan dengan filsafat, dan masyarakat
2.. Menyimak Presentasi dari Mahasiswa (Kelompok 2 )

Pertemuan 8
1. Fungsi dan Tujuan Pendidikan
2. Menyimak Presentasi dari Mahasiswa (Kelompok 3 )

Pertemuan 9:
Tes Tengah Semester :
Bahan Pertemuan 1 s/d 8.

Pertemuan 10
1. Pendidikan manusia seutuhnya.
2. Diskudi ” Pendidikan manusia seutuhnya”

Pertemuan 11:
1. Pendidikan manusia seumur hidup

Pertemuan 12:
1 Dasar, tujuan pendidikan seumur hidup dan impilkasinya
2. Tugas : Beberapa kelompok kecil: mahasiswa bertugas melaporkan secara tertulis tentang:
“ Pendidikan yang terjadi sekarang ini (dari Media cetak maupun akses dari
Internet)”

Pertemuan 13:
1. Hubungan pendidikan dengan pembangunan
2. Tugas : Mahasiswa mengerjakan tugas kelompok kecil yang singkat tentang masalah
Ujian Akhir Semester berupa seperangkat item pilihan berganda dan satu (1) soal uraian.
Semua mengerjakan di kelas.

Pertemuan 14 :
1. Membahas faktor manusia dalam pendidikan, khususnya pengajaran, mengajar dan
kurikulum (makro) dan belajar.khususnya berdasarkan teori Ki Hajar Dewantara (dari Karya
KHD, 1963).
2.Ujian Akhir Semester (uraian, take home untuk waktu 6-7 hari, tiap soal paling banyak dijawab dalam satu halaman ketik di kertas kuarto, atau satu halaman tulisan folio)

V.JUDUL MALAKAH:
1.Perlunya pendidikan dan pengajaran bagi manusia
2.Hubungan pendidikan dan pengajaran ditinjau dari sudut psikologis
3.hubungan pendidikan dengan filsafat, dan masyarakat
4.Fungsi Pendidikan
5.Tujuan pendidikan
6.Pendidikan manusia seutuhnya.
7.Pendidikan manusia seumur hidup
8.Dasar, tujuan Pendidikan seumur hidup dan impilkasinya
9.Hubungan pendidikan dengan pembangunan
10.Tujuan Akhir Pendidikan
11.Pendidikan Anak Usia Dini
12.Pendidikan dan masa Depannya
13.Kemana setelah menempuh pendidikan
14.

KETENTUAN :
1.Diketik pada kertas Kwarto
2.Spasi 1 1/5
3.Minimal 10 Halaman
4.Time New Roman 12
5.Tidak dijilid
6.pengaturan jarak sepasi:
atas 3 Cm
Kiri 3 Cm
Kanan dan Bawah masing-masing 2. 5 Cm.

IV. SISTEM PENILAIAN:
1. Abseni dan interaksi dalam kelas 15 %
2. Diskusi dalam Kelompok dan Presenasi dalam kelas 15 %
2. Tugas Mandiri (Makalah) 20 %
3. Tes Tengah Semester 20 %
4. Tes Akhir Semester 30 %.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar